Karyasastra yang dimaksud itu yang menonjol antara lain karya Amir Hamzah (Raja Penyair Pujangga Baru, Angkatan 1930-an), beberapa karya Chairil Anwar (Pelopor Angkatan 1945), Taufik Ismail (Penyair Terkemuka Angkatan 1966), Abdulhadi W.M, Danarto, Kunto Wijoyo, Sutardji Calzoum Bachri, Supardi Djoko Damono, Chairul Umam, Ikranegara, M
Theconclusion of this research is, through the ethical study of the ecocritical poetry of Taufiq Ismail's poem "Membaca Tanda-tanda", there is a picture of natural damage due to damage to ecosystems caused by human activities and attitudes arising against these natural phenomena. Keywords ± Environment, ecosystem, ecocriticism, poem PENDAHULUAN
Kumpulanpuisi Debu di Atas Debu: Kumpulan Puisi Dwi-Bahasa karya Taufik Ismail merupakan catatan-catatan emosional zaman dengan gejolak politik dan sikap bangsa Indonesia.
Fast Money.
puisi membaca tanda tanda karya taufik ismail